Penaka

 

Penaka: Rumput Tetangga Belum Tentu Lebih Hijau


"Aku jadi paham hidup yang tidak berjalan sesuai rencana bukan berarti kegagalan, begitupun hidup yang berjalan sesuai rencana bukan berarti kemenangan mutlak. Satu-satunya hidup yang tidak pernah dimenangkan adalah hidup yang tidak pernah dipertaruhkan. Dan yang bisa aku lakukan sekarang adalah berusaha sebaik mungkin agar tidak ada penyesalan di masa depan."

Sinopsis Singkat

    Ceritanya tentang pasangan suami istri beranak satu, Sofia dan Laksana. Di umur pernikahan yang masih tergolong muda, ikatan pasangan ini mulai kendor.

    Sofia merasa 'tertinggal' dari teman-temannya yang semakin sukses, sementara ia di rumah saja sebagai ibu rumah tangga. Di sisi lain, Laksana, berantakan banget orangnya dan hobi main game online sampai-sampai pernah lalai waktu menjaga anaknya. Nah, Sofia yang sudah capek melakukan pekerjaan rumah, Laksananya seringkali tidak membantu, ditambah dia merasa tidak berdaya sebagai perempuan, jadi semakin kesal. Akhirnya mereka berdua jadi sering bertengkar dan susah untuk berkomunikasi satu sama lain. 

    Sampai pada akhirnya Sofia mantap untuk mengajukan cerai. Dia ingin mewujudkan cita-citanya mengelola toko kue dan melanjutkan pendidikan ke Australia. Dia berpikir tidak masalah kalau memang harus jadi single mother. 

    Namun di pagi harinya setelah bilang ke Laksana ingin cerai, Sofia bangun dalam bentuk botol minumnya Laksana. Sementara ada sosok Sofia lain yang tetap ada. Sofia botol pun menyaksikan hal-hal yang tidak pernah dia ketahui sebelumnya. 

Sedikit Review

     Uniknya tuh Sofia tidak hanya jadi botol. Tapi setiap harinya berubah-ubah, bisa jadi hewan bahkan sampai orang lain. Ada genre magical realism nya. Menurutku ada miripnya dengan The Midnight Library, tentunya dengan konsep yang berbeda. Sofia ini diperlihatkan 'hidup' lainnya. 

    Sumpah ini beneran gak bikin bosen, page turner banget, aku baca sehari bisa kelar saking serunya. Terus masalah yang diangkat di buku ini tuh realistis, ada di sekitar kita bahkan mungkin banyak juga yang mengalami hal yang sama, seperti komunikasi dengan pasangan dan insecurity. Jalan ceritanya lengkap, latar belakang terbentuknya watak karakter juga dijelaskan dengan baik, jadi yang membaca bisa memahami alur berpikir setiap tokohnya.

    Buku ini mengajarkan kepada aku untuk terus bersyukur atas kehidupan yang indah ini. Kadang suka gak sadar kalau punya banyak sebab terlalu sibuk menyesali kekurangan yang ada. Rumput tetangga memang terlihat lebih hijau, padahal kita gak pernah tau keseluruhan hidup orang lain itu bagaimana. Sedekat apapun kita dengan orang itu. Boleh membandingkan diri, bukan untuk membuat semakin down menyalahkan keadaan, tapi untuk memotivasi diri tuk mengembangkan setiap potensi yang kita punya.

    Lalu yang kedua, tidak semua rencana dan mimpi kita tuh berjalan lancar. Kadang gagal, kadang berantakan, kadang tidak terarah. Itu semua gak masalah. Itu hal yang wajar. Bagi orang yang suka berekspektasi tinggi memang susah bangettt buat nerima itu. Jadi jatohnya malah stress, makanya kunci nya harus mindful dan banyak bertanya sama diri sendiri. Apa hikmahnya? Apa bener itu yang kamu mau? Apa iya itu yang terbaik? 

  Yang ketiga, karena saya belum menikah hehe, jadi punya bekal nih kalau komunikasi antar pasangan benar-benar sepenting itu. Karena masalah sederhana bisa menjadi luar biasa bersebab komunikasi yang tidak berjalan dengan baik. Aku sangat merekomendasikan buku ini sebagai bacaan ringan namun penuh makna.

Komentar

Postingan Populer